Nilai adalah perasaan yang diinginkan atau tidak diinginkan yang mempengaruhi perilaku sosial orang yang memiliki nillai tersebut. Beberapa definisi dari beberapa tokoh.
Robert M.Z. lawang, nilai adalah gambaran mengenai apa yang dinginkan yang pantas, yang berharga, dan yang mempengaruhi perilaku orang yang memiliki nilai itu.
Young, nilai adalah asumsi yang abstrak dan sering tidak di sadari tentang apa yang baik dan benar, dan apa yang dianggap penting dalam masyarakat.
Green, nilai adalah kesadaran yang secara efektif berlangsung disertai emosi terhadap objek, ide, dan individu.
Para pemikir Yunani kuno, terutama Sokarates, Plato, dan Aris toteles, beranggapan bahwa masyarakat terbentuk begitu saja. Tanpa ada yang bisa mencegah, masyarakat mengalami perkembangan dan kemunduran. Kemakmuran maupun krisis dalam masyarakat merupakan masalah yang tidak terelakan.
Anggapan tersebut terus dianut semasa abad pertengahan. Para pemikit seperti Agustinus, Avicenna, dan Thomas Aquinas menegaskan bahwa nasib masyarakat harus iterima sebagai bagaian dari kehendak ilahi.
2.Abad Pencerahan: Rintisan Kelahiran
Sosiologi modern berakar pada karya para pemikir abad pencerahan, pada abad ke-17M. abad itu ditandai oleh beragam penemuan di bidang ilmu pengetahuan. Derasnya perkembangan ilmu pengetahuan membawa pengaruh terhadap pandangan mengenai perubahan.
3.Abad Revolusi: Pemicu Lahirnya Sosiologi
Dengan perubahan pada abad pencerahan, terjadi perubahan revousioner di sepanjang abad ke-18M. perubahan ini dikatakan revoolusioner karena dengan cepat struktur atau tatanan masyarakat lama berganti struktur yang baru. Revolusi sosial peling jelas tampak dalam revolusi Amerika, revolusi industry, dan Revolusi Prancis. Ketiga revolusi itu berpengaruh ke seluruh dunia. Hal ini wajar karena mengingan kawasan Asia dan Afrika ketika itu menjadi koloni eropa.
Karl Marx terkenal dengan jargon agama adalah candu, A.N. Wilson yang dikutip Nurcholish melebihkan bahaya agama dari sekedar candu karena dianggapnya cinta Tuhan adalah akar segala kejahatan. Karena agamalah terjadi tragedi umat manusia yang diakibatkan dorongannya membuat orang menganiaya sesamanya untuk mempertahankan kebenaran.
Pernyataan Wilson tersebut pada akhimya akan mencerminkan kemustahilan untuk menjadikan agama sebagai sebuah sistemkehidupan yang mengayomi setiap manusia. Karena setiap pemeluk agama akan cenderung menganggap agamanya yang paling benar, paling luhur dan paling tinggi. Akibatnya sering timbul konflik antar pemeluk agama, yang mengarah kepada tindak kekerasan, tirani, peperangan dan penindasan kebenaran.
Penduduk Indonesia yang lumayan sangat padat pendudukyang berbeda-beda, sangatlah mengundang berbagai bidang masalah sosial yang ada seperti di antaranya adalah masalah sosial pada bidang pekerjaan. Ada orang yang bekerja pada bidang yang ia inginkan dan adapula yang bekerja pada bidang yang ia tidak suka, namun karena faktor dorongan ekonomi untuk mencukupi kehidupan yang ada mau tidak mau ia akan melakukan pekerjaan yang ada. Karena jumlah penduduk yang sangat banyak dan lapangan pekerjaan yang kurang sesuai dengan jumlah penduduk yang ada maka dapat ditemukan suatu masalah, sesorang bisa melakukan tindakan yang orang lain tidak suka bahkan mengakibatkan dampak yang sangat besar disetiap kalangan mulai dari orang yang berada dikalangan atas maupun bawah semuanya merasakan dampak dari tindakan tersebut, bahkan dapat dirasakan oleh bangsa maupun negaranya.
Kurikulum SD tidak terdapat mata pelajaran “Ilmu Pengetahuan Sosial” yang tercantum adalah “Pendidikan Kewarganegaraan Negara” yang isinya setara denga IPS. Bahkan pengajarannya merupakan korelasi antara mata pelajaran ilmu bumi (geografi) sejarah dan pengetahuan kewarganegaraan Negara. Jadi struktur program kurikulumnya termasuk struktur horizontal, yaitu pengelompokan mata pelajaran yang di sebut bidang studi.
Pendekatan yang di gunakan yaitu pendekatan ekosistem atau system lingkungan, sedangkan kurikulum SPG, bagi siswa calon guru memiliki kesejajaran dengan kurikulum SD walaupun lingkupnya diperluas dan berorientasi pada bidang studi. Kurikulum SMP dan SMA juga berorientasi pada bidang studi dengan pendekatan terpisah dan pendekatan konsep disiplin.
Pasar merupakan tempat dimana orang melakukan transaksi antara penjual dan pembeli. Kegiatan ini berlangsung bilamana setiap individu melakukan interaksi sosial secara dinamis. Pasar merupakan suatu sistem sosial yang didalamnya terdapat unsur warga masyarakat atau penjual dan pembeli.
Dalam kehidupan sehari-hari seseorang mengadakan hubungan atau interaksi dengan orang lain. Salah satu interaksi tersebut berupa interaksi dibidang sosial, sosial, ekonomi, politik, dan sebagainya. Dalam interaksi tersebut adalah berupa interaksi pada bidang sektor ekonomi yaitu pasar Krempyeng yang berada di gunung Pati Sekaran Semarang. Dilingkungan pasar peran serta sertawarga pasar sangat memepengaruhi dalam mencapai proses ekonomi.
Setiap manusia dilahirkanuntuk bersosialisasi dengan makhluk ciptaan Tuhan lainnya. Interaksi sosial merupakan hubungan sosial yang dinamis yang menyangkut antar individu, individu dengan kelompok, dan kelompok dengan kelompok. Interaksi yang terjadi di pasar Krempyeng tersebut, itu dilandasi oleh kepentingan perorangan dengan kelompok. Para ahli sosiologi juga mengemukakan hal yang sama ketika mengatakan setiap orang merupakan bagiancdalam bagian suatu sistem sosial.
Sebenarnya Aceh atau NAD ingin memecahkan diri dari Negara Indonesia atau NKRI dengan menggunakan perlawana sebuah GAM (Gerakan Aceh Merdeka), antara Indonesia dengan Aceh mempunyai konflik antar keduanya yaitu Aceh yang ingin memerdekakan sendiri dan ingin mendirikan sebuah Negara tersendiri dari dahulu. Untuk menyelasaikan konflik di Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD), pemerintah RI sejak Pemeritahan Presidden Suharto, Presiden Habibie, Presiden Abdurrahman Wahid, Presiden Megawati,dan dilanjutkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah ada berbagai penerapan berbagai langkah/kebijakan yang komprehensif/ terpadu dan berkesinambungan utuk menyelesaikan suatu masalah antara keduanya sesuai dengan waktu yang telah berjalan.